Iman Tuhan Yesus di Dalam Dunia Olahraga

Adrian Barnard telah menghadiri puluhan acara olahraga besar semenjak pertengahan 90-an. Seperti acara olahraga panahan, buku tangkis dan olahraga lainnya. Bukan sebagai pesaing, pun sebagai seorang penggemar – sedangkan dia bergairah akan olahraga – tapi sebagai pelayan bagi gereja yang lebih luas.

Sebagai chief executive 2K Plus International Sports Media, yaitu tugasnya untuk mempertimbangkan bahwa cerita-cerita iman kepada Tuhan Yesus diinfokan sama seperti prestasi olahraga.

“Dari outlet-outlet kabar kita sudah bisa mendapatkan semua hasil olahraga. Apa yang kami berikan yaitu perspektif Kristen perihal itu,” kata Adrian.

Adrian memimpin lantas sebuah regu yang terdiri dari 13 wartawan untuk meliput Olimpiade London 2012 dari perspektif Kristen. Di momen tersebut, Adrian dan kawan-kawan akan berdiskusi kepada para atlet Kristen dan penggemar, serta mengilhami dunia dengan seluruh yang para atlet Kristen dan penggemar punyai dan berharap dibagikan kepada orang lain.

Selama dua pekan ke depan, para awak 2K Plus akan bekerja mulai dari pukul 06:00 dan selesai pukul 01:00 di hari selanjutnya.

“Ini adalah kerja keras,” ujar Adrian, sambil mengenang ketika timnya berada di Athena untuk meliput penutupan Olimpiade dan menemukan diri mereka tidur di lantai keras sebuah gereja.

“Kami mempunyai hal-hal yang membikin kami tertawa dan menaruhnya untuk membikin suasana kantor menjadi penuh kebahagiaan,” tambahnya.

Apa yang menyemangati regu untuk dimasukkan ke dalam jam-jam tak ramah, ungkap Adrian, semata-mata yakni karena mereka cinta dengan olahraga dan membangun hubungan dengan orang, apakah itu wartawan lain atau atlet.

Profesi di dunia media, membikin Adrian dan tim berprofesi berdampingan dengan para wartawan lainnya. Adrian menyadari bahwa beberapa orang sejawatnya tersebut mungkin tak tahu apa-apa seputar Yesus.

“Ini peluang besar untuk menjadi garam dan jelas bagi mereka.”

Kadang-kadang hal-hal kecil yang kerap banyak berbincang-bincang, pungkas Adrian. Dia ingat pada event sebelum Olimpiade London 2012 ini, dia memanggil salah satu staf wanita dan memintanya untuk menyatakan terima kasih kepada petugas pers event tersebut. Demikian kembali, staf wanita ini mengatakan bahwa dirinya terkejut dengan tanggapan petugas pers yang ia ucapkan terima beri karena sang petugas pers mengaku bahwa hampir tidak ada jurnalis di event hal yang demikian yang mengatakan terima beri padanya.

“Ada hal-hal seperti itu yang dapat Anda lakukan untuk menonjolkan kekristenan Anda dan khusus bagi wartawan di tim kami, ini ialah sebuah pekerjaan rumah alami dari kekerabatan mereka dengan Ilahi,” katanya.

Dikala 2K Plus dimulai 20 tahun yang lalu, papar Adrian, timnya hanya mengirim kisah mereka ke outlet radio saja. Kini untuk pertama kalinya, mereka akan menerapkan banyak sarana, yakni dengan audio, video dan konten lain yang dirancang untuk era jaringan sosial.

Kisah mengenai iman kepada Ilahi Yesus tidak cuma bisa kita temukan di gedung yang bernama gereja. Di dunia olahraga, bisnis, bahkan pendidikan sekali malahan, kita dapat memperhatikan dan mendengar bagaimana betapa besar beri dan ajaibnya Ilahi Yesus itu di dalam kehidupan orang-orang yang bersandar kepada-Nya.

Ini malahan kembali menjadi bukti bagi kita seluruh bahwa Tuhan Yesus tak bekerja di dalam gereja, di luar gereja Ia malahan berprofesi dengan dahsyat.

Baca juga artikel kami lainya mengenai: Telur Dihiasi Ayat Alkitab Serta Pawai Obor Tradisi Paskah di Palu

Sumber referensi: http://master-archery.com