Keindahan Gereja Berhias Kaca

Kaca patri yaitu teknik kerajinan turun temurun di Eropa yang seringkali dimanfaatkan dalam menghias gereja. Kaca patri ini penting bagi kehidupan umat Kristiani ketika itu, karena tak cuma sebagai dekorasi, kaca patri juga membuktikan adegan2 dalam kitab suci. Karena itu, jendela kaca patri pada masa Eropa kuno seringkali disebut sebagai “poor man’s Bible” atau Injil bagi kaum papa, sebab kaum jelata dikala itu lazimnya buta huruf sehingga cuma mengenali cerita2 dalam kitab suci melewati hiasan jendela kaca patri tersebut. Kaca Film

Uniknya, kerajinan kaca patri ini berkembang di masa Medieval Eropa tanpa pengetahuan ilmu kimia atau fisika sedikitpun dari para pengrajinnya. Kaca melebur dalam suhu yang benar-benar tinggi, dimana hal itu sulit ditempuh dengan tungku yang berkembang pada zaman itu. Namun mereka belajar bahwa dengan mencampurkan beragam bahan kimia seperti soda, potasium, ataupun timah bisa menurunkan spot didih kaca. Mereka juga mempelajari bahwa mencampurkan sebagian macam oksida maupun garam logam ke dalam adonan silika akan menghasilkan kaca dengan warna2 menawan. Misalnya tembaga oksida untuk memberi warna hijau, kobalt untuk memberi warna biru, emas untuk memberikan warna merah (kemudian digantikan dengan tembaga yang harganya lebih murah), perak nitrat memberikan warna kuning, mangan memberikan warna ungu, nikel memberikan warna hitam, dan timah oksida memberikan warna putih. Malahan uranium juga diterapkan untuk memberikan warna kuning menyala.

Sumber:

  • http://mengakubackpacker.blogspot.com/2014/07/10-bangunan-dengan-hiasan-kaca-patri.html
  • https://kacafilm.co.id/