PGI Minta KPK Terbitkan Buku Saku Untuk Jemaat Gereja

PGI Minta KPK Terbitkan Buku Saku Untuk Jemaat Gereja

PGI Minta KPK Terbitkan Buku Saku Untuk Jemaat Gereja

Belum lama ini PGI atau Persekutuan Gereja Indonesia bertemu dengan KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam pertemuan ini, pihak PGI meminta tolong pada KPK untuk membuat semacam buku saku yang membahas mengenai pendidikan anti korupsi. Hal tersebut tentunya sebuah usulan yang sangat bermanfaat.

PGI Minta KPK Terbitkan Buku Saku Untuk Jemaat Gereja

Sama halnya dengan buku Bulughul Maram yang sangat berguna untuk panduan dalam beribadah, buku semacam panduan anti korupsi ini juga sangat berguna untuk mendidik masyarakat dalam memerangi perilaku korupsi yang sangat merugikan orang banyak ini.

Pihak PGI sendiri ingin membagikan buku saku yang berisi tentang pendidikan anti korupsi tersebut pada jemaat yang datang beribadah di gereja-geraja di seluruh Indonesia. Pihak PGI yang datang ke gedung KPK sendiri antara lain Ketua Umum PGI yaitu Pendeta Henriette T. Hutabarat dan juga pengurus PGI lainnya.

Sebagai perwakilan dari pihak PGI yaitu Pendeta Henriette menyampaikan bahwa PGI datang ke KPK untuk membahas kerjasama yang ingin mereka sampaikan pada KPK dan hal tersebut adalah terkait dengan pembuatan buku saku yang nantinya akan disebarkan ke jemaat geraja maupun kepada pekerja-pekerja yang ada di lingkungan gereja.

Baca:  menilik perayaan natal para difabel

Seperti buku Bulughul Maram yang berfungsi mengingatkan manusia untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, PGI ingin membuat sebuah buku yang dapat mengingatkan jemaatnya untuk tidak melakukan korupsi karena hal tersebut merupakan suatu hal yang bertentangan dengan apa yang diajarkan dalam nilai Kristiani.

Dalam hal ini, misal buku saku tersebut dapat memberi peringatan pada jemaat PNS agar tidak menerima suap atau gratifikasi. Lalu untuk jemaat yang merupakan pengusaha untuk tidak menawarkan atau memberikan suap pada PNS.

Selain melalui buku tersebut, khotbah-khotbah yang ada di gereja juga diharapkan dapat mengangkat tema-tema yang berhubungan dengan tema anti korupsi. Informasi semacam ini akan membantu menambah informasi di buku Bulughul Maram.

Pada kesempatan ini, Henriette juga mengungkapkan keprihatinannya dengan kasus korupsi yang saat ini semakin marak saja terjadi. Hal inilah yang kemudian mendorong PGI untuk membuat kerjasama ini agar pihaknya dapat ikut memberi kontribusi dalam memberantas korupsi.

Bagi Henriette, sebagai pihak dari gereja, pihaknya ingin bekerja keras dalam turut serta memberantas korupsi. Karena itu, salah satu isu atau tema yang dikembangkan di gereja-gereja saat ini adalah tema tentang memberantas korupsi.

Senada dengan Henriette selaku Ketua PGI, Rev Gomar Gultom yang merupakan sekretaris PGI juga menjelaskan bahwa pihak PGI dan juga gereja-gereja di Indonesia juga menyatakan dukungannya untuk segala usaha KPK dalam memberantas korupsi.

Selanjutnya, buku bulughul maram juga memberikan sesuatu yang baik. Sedangkan pihak PGI juga mengungkapkan bahwa mereka akan terus membantu melawan upaya pelemahan yang dilakukan terhadap KPK.

Dalam kesempatan ini, pihak PGI menyatakan keprihatinan mereka juga dengan segala bentuk upaya baik yang bersifat hukum maupun politik yang dimaksudkan untuk memperlemah kekuatan KPK. Menurut Gultom hal ini seperti sebuah pengingkaran terhadap semangat reformasi yang ada di Indonesia ini.

Goltum juga menambahkan jika adanya KPK adalah untuk memberikan koreksi pada perjalanan negera ini dan gereja-gereja yang ada di Indonesia ikut serta dalam mendukung apapun bentuk pelemahan yang dilakukan terhadap KPK karena hal tersebut memang perlu untuk diperangi bersama.

Terakhir, adanya buku saku tentang pendidikan anti korupsi ini tentu sama seperti buku Bulughul Maram yang berguna untuk menuntun ke jalan yang lebih baik.

Sumber: https://kumparan.com/@kumparannews/kpk-diminta-membuat-buku-saku-untuk-jemaat-gereja

Posted in Berita and tagged , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *