Ribuan Pot Tanaman dan Ratusan Bunga Kastuba Florist Hiasi Gereja Katedral

Ribuan Pot Tanaman dan Ratusan Bunga Kastuba Florist Hiasi Gereja Katedral

Ribuan Pot Tanaman dan Ratusan Bunga Kastuba Florist Hiasi Gereja Katedral

Gereja Katedral, Jakarta Pusat nampak begitu cantik dengan adanya pot-pot tanaman yang digantung rapi di sepanjang lorong. Pot tanaman yang tersebar hampir di setiap penjuru ruangan tersebut adalah untuk menyambut datangnya Natal. Di gereja ini, pohon natal yang dibuat merupai kerucut itu pun dibuat dari susunan pot tanaman.

Melihat cantiknya Gereja Katedral yang dihiasi pot-pot bunga ini, rasanya jika sedang ada di Jogja ingin segera ke florist jogjakarta terdekat untuk mendapatkan bunga-bunga yang sama dan segera menghiasi rumah dengan bunga tersebut.

Sama dengan yang bisa kita kemui di florist atau toko bunga, bunga-bunga yang digunakan untuk menghias Katedral ini adalah tanaman hidup, bukanlah tanaman imitasi. Karena itu indahnya pun semakin mempesona.

Seperti yang disampaikan oleh Erik Muliawan selaku juru bicara kepanitiaan Natal di Gereja Kategral, total tanaman yang digunakan di gereja ini adalah 1.000 pot dan diantaranya ada yang istimewa yaitu tanaman kastuba. Tamanan yang mempercantik Gereja Katedral tersebut disebutkan oleh Erik didatangkan dari Bandung.

Jika kita ingin tanaman istimewa seperti itu tersebut, tak perlu jauh-jauh ke Bandung jika sedang berada di Yogyakarta. Hal tersebut karena kita bisa mendapatkannya di florist Jogjakarta juga.

Tanaman katsuda sendiri menjadi istimewa karena memiliki warna daun yang merah menyala. Lalu, dengan batangnya yang berwarna hijau, tamanan ini terlihat indah menghiasi Katedral. Bukan hanya itu, warna hijau dan merah ini sangatlah cocok untuk Natal karena merupakan warna khas dari natal.

Karena itulah tak ayal jika kehadiran tanaman katsuba yang bisa ditemukan di florist Jogjakarta ini menjadi sesuatu yang istimewa di Katedral. Dan ada juga satu pohon Natal di gereja ini yang sengaja dibuat dari susunan ratusan pot katsuba. Dengan tambahan kerlap-kerlip lampu, pohon tersebut pun menjadi semakin cantik saat lampunya dinyalakan.

Di Gereja Katedral ini, tanaman katsuba bisa dilihat menghiasi altar yang ada di bagian dalam gereja. Dengan bangunan yang bergaya klasik disini, suasana natal pun tercipta dengan baik berkat adanya hiasan dari tanaman katsuba tersebut.

Erik juga menyebutkan bahwa konsep yang digunakan untuk konsep dekorasi kali ini adalah ‘Menghargai Ciptaan’. Hal ini juga yang digunakan sebagai tema untuk perayaan Natal yang diselenggarakan di Gejera Katedral.

Dengan tema tersebut lah mengapa tanaman hidup menjadi pilihan. Seperti tanaman katsuba yang bisa kita temui di florist Jogjakarta serta tanaman hidup lainnya dipilih berdasarkan tema yang sudah dibentuk tersebut.

Sedangkan untuk Natal tahun sebelumnya di Katedral sendiri, pohon Natal dengan tema unik pun juga dibuat untuk memeriahkan Natal. Jika tahun ini tanaman, maka tahun lalu Katedral menampilkan pohon Natal yang dibuat dari barang daur ulang.

Sampai perayaan Natal kali ini, pengelola dari Gereja Katedral sendiri masih terus konsisten dalam membuat konsep instalasi seni yang ramah lingkungan dalam setiap perayaan. Hal ini bisa dilihat dari hiasan-hiasan yang digunakan di Gereja Katedral yang masih menggunakan beberapa hiasan dari tahun sebelumnya.

Seperti yang diungkapkan Erik, pihaknya masih terus mencoba untuk menghindari penggunaan bahan-bahan tidak ramah lingkungan. Misalnya, pihaknya tidak menggunakan plastik secara berlebihan pada setiap kegiatan. Para panitia lebih fokus dalam penggunaan bahan-bahan yang sudah daur ulang atau bahan-bahan bekas.

Dengan penggunaan bahan bekas atau bahan daur ulang itu pun, hal tersebut menjadi sesuai dengan tema-tema ramah lingkungan yang diaplikasikan seperti penggunaan tanaman katsuba yang bisa ditemukan di florist Jogjakarta ini.

Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2015/12/24/12093111/Cantiknya.1.000.Pot.Tanaman.dan.Ratusan.Bunga.Kastuba.di.Gereja.Katedral.

Posted in Berita and tagged , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *