TNI dan Warga Bahu Membahu Membangun Pagar GKI Mulia

TNI dan Warga Bahu Membahu Membangun Pagar Beton GKI Mulia

TNI dan Warga Bahu Membahu Membangun Pagar Beton GKI Mulia

Pagar beton Gereja Kristen Injili (GKI) yang berada di Mulia, distrik Kota Lama, Kabpuaten Puncak Jaya, Papua kembali dibangun secara bergotong royong oleh TNI dan warga setempat. Prajurit TNI dari Koramil 1714-01/Mulia dikerahkan untuk membangun pagar beton yang ada di Gereja GKI Mulia. Menurut Sertu Adelio Hafi, Babinsa Koramil 1714/01/Mulia kegiatan pembangunan pagar beton dengan supplier pagar beton sudah berlangsung sejak Sabtu pekan lalu. Kegiatan ini berlandaskan pada rasa kesadaran dimana tempat ibadah merupakan tempat yang sangat dibutuhkan oleh setiap hamba Tuhan.

TNI dan Warga Bahu Membahu Membangun Pagar GKI Mulia

Tempat ibadah adalah tempat penting untuk bertemu dengan Tuhan dan untuk melangsungkan kegiatan keagamaan. Ia juga menuturkan jika kegiatan yang ia lakukan bersama dengan timnya adalah bentuk lain dari wujud seorang insan yang memiliki iman dan bentuk ketakwaan pada Tuhan Yang Maha Esa. TNI khususnya untuk Koramil setempat mengambil bagian juga untuk kepentingan memberikan dukungan dan bantuan dari aspirasi warga yang begitu besar dalam membangun tempat ibadah. Bentuk aspirasi ini juga menjadi bentuk dimana menunjukkan sifat yang adil dan tanpa pandang bulu dengan memihak satu agama tertentu saja. Hal yang dilakukan para anggota Koramil Mulia beserta masyarakat setempat adalah memperbaiki dan membangun pagar beton dari supplier pagar beton di sekeliling Gereja GKI Mulia. Warga kampung Mulia sangat antusias dengan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama tersebut.

Pembangunan pagar beton bertujuan untuk memperkuat dan memperkokoh bangunan utama dari Gereja GKI Mulia. Penggunaan beton dari supplier pagar beton akan membuat bangunan utama yang juga baru selesai di garap menjadi nampak kokoh dan gagah. Gereja GKI Mulia sudah selesai dikerjakan pada beberapa waktu sehingga kini pusat pengerjaan tinggal fokus pada pebuatan besi beton yang direncanakan akan melingkari seluruh bagian dari Gereja. Bangunan utama juga sudah diperbaiki dan disempurnakan sehingga bisa menjadi tempat ibadah yang nyaman dan aman bagi Warga Mulia. Tinggal pagar beton dari supplier pagar beton yang kemudian akan menjadi fokus utama dari TNI dan warga supaya bisa cepat rampung. Dulunya bagian pagar gereja GKI hanya terbuat dari pagar kayu dengan kondisi yang sudah lapuk dan usang.

Dengan adanya kondisi seperti itu maka pihak dari Koramil melakukan musyawarah bersama dengan tokoh agama dan juga tokoh masyarakat setempat. Pihak Koramil menyatakan jika ingin melakukan perbaikan dan juga penggantian pagar yang sudah lapuk dan usang tersebut dengan menggunakan besi beton supaya menjadi lebih kuat dan kokoh. Hal ini disampaikan langsung oleh Adelio.

Menggapai hal tersebut masyarakat dan pihak Gereja menanggapi dengan positif dan sangat baik. Ketua Majelis Gereja GKI Boten Paliling juga mengucapkan banyak terima kasih karena sudah mendapatkan bantuan dari pihak anggota Koramil Mulia dalam menyempurnakan dan membuat pagar beton dengan supplier pagar beton gereja hingga menjadi lebih indah, lebih kokoh dan membuat gereja nampak seperti baru.

Ketua Majelis Gereja GKI Boten Paliling mengatakan rasa ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya untuk seluruh anggota Koramil Mulia. Ia merasakan benar-benar terbantu dan diperhatikan karena meskipun anggota dari Koramil Mulia sudah sibuk dengan tugas masing-masing namun masih tetap bisa membantu warga sekitarnya.
Ketua Majelis Gereja GKI juga sangat mengapresiasi atas tindakan dari seluruh anggota Koramil karena di sela kesibukan dalam menjaga keamanan wilayah setempat masih bisa menyempatkan diri dalam membantu dan siap dalam menyalurkan aspirasi warga. Dengan bantuan dari Koramil beserta kerja sama dengan warga diharapkan bisa mempercepat pengerjaan pagar supplier pagar beton untuk beton gereja.

Sumber berita https://papua.antaranews.com/berita/457603/tni-dan-warga-mulia-gotong-royong-bangun-pagar-gereja

Posted in Berita and tagged , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *