Author
|
Topic: Menyusun Materi Pelayanan Untuk Remaja (Read 7442 times)
|
Widitama Prabanu
GKI Ngagel
Newbie

Offline
Posts: 6
View Profile
|
Syalom.. Remaja adalah masa transisi dari "anak-anak" menjadi pemuda yang lebih dewasa. Anak Remaja identik dengan ego yang semakin tinggi, pencarian jati diri, dan beberapa perubahan dalam fisik dan pola berpikir.
Pelayanan di bidang remaja menjadi hal yang vital, di samping pelayanan sekolah minggu..Untuk membantu proses pendewasaan iman dan kepribadian anak-anak remaja. Beberapa Gereja telah memulai untuk konsen dalam pelayanan ini, namun tidak sedikit juga yang bingung bagaimana menyusun materi untuk pelayanan di Remaja.
Apakah hanya sekedar permainan, nonton film, aktivitas, PA, dll...? Namun tidak ada benang merah yang menghubungkan itu semua. Pelayanan ini pun juga masih harus diklasifikasikan lagi berdasarkan kategori umur (kalau di tempat saya, SMP dan SMA dipisah).
Bagaimana pendapat rekan-rekan yang lain? Apakah ada masukan atau saran, bagaimana mengembangkan pelayanan remaja, bagaimana menyusun materi/kurikulum yang tepat? atau kalau ada ide aktivitas yang cukup kreatif bagi anak-anak remaja, bisa dibagikan di sini..
Terima Kasih Tuhan Memberkati
Best Regards,
Widitama Prabanu
nb: batasan masalah : REMAJA = umur 12-18 tahun.(SMP dan SMA).
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
Virgo Tri Septo Anggoro
GKI Jombang
Newbie

Offline
Posts: 7
View Profile
|
kalo menurut saya sich saya setuju dengan beberapa kegiatan yang saudara sebutkan tadi.. namun adakalanya kita juga harus memikirkan beberapa kegiatan yang menunjang aktivitas2 yang diminati oleh remaja saat ini, seperti olahraga bareng, kumpul2 bareng, ato sharing bareng.... sebagai seorang remaja, saya biasa melakukan kegiatan2 tersebut bersama temen2 di luar kegiatan2 yang bersifat rohani dan terbukti hubungan pertemanan kami semakin akreb dan kegiatan2 kami tidak selalu monoton.... dan juga jiwa pelayanan remaja akan semakin bertumbuh dan semakin kompak di dalam pelayanannya kepada Tuhan.... saya jamin, benang merah diantara remaja di tempat anda pasti akan terjalin dengan baik dan remaja akan semakin kompak dalam melayani Tuhan..... untuk materi/kurikulum untuk remaja, saya belum bisa menjawabnya dikarenakan saya sendiri masih remaja dan yang lebih tahu masalah tersebut adalah kakak pembina saya.. apabila kakak perlu info tentang materi bagi remaja, silahkan hubungi kakak pembina saya di 0817544171 (Pnt. Ester Yunike K., S.Si.) dan kalo ingin tahu berbagai kegiatan kami silahkan hubungi kami di kprgkijombang@gmail.com.... key....!!! trims n GOD Bless you alll....!!!!! good luck....... 
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
Samuel Adi Perdana
GKI Purwodadi-Grobogan
Newbie

Offline
Posts: 14
View Profile
|
salam,
Hidup itu sebuah petualangan. saya rasa ungkapan ini tepat untuk remaja. sebab dalam petualangan tidak ada sesuatu yang mapan/ ajeg, tetapi jangan dimengerti tidak punya arah. seperti yusuf si pemimpi yang menjadi pemimpin anaknya Yakub itu misalnya. dari dibenci Saudaranya karena mimpi-mimpinya, dia dibuang ke sebuah sumur, dijual ke para Saudagar, menjadi hamba Potifar, difitnah lalu masuk penjara, lalu dengan tidak disadarinya dia juga mampu mengartikan mimpi juru roti dan juru minum, bahkan mimpi raja, dan akhirnya.... sang pemimpi menjadi pemimpin Yusuf. coba deh lihat Kej.50:20, Yusuf berkata kepada Saudara-saudaranya yang membuangnya: "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekanya untuk kebaikan." pernyataan itu tentunya bukan muncul tiba-tiba, tapi dari perenungan yang dalam dalam hidup Yusuf. ya..perenungan yang dalam. seperti yang kamu bilang "benang merah". benang merah, tentu bukan sesuatu yang didapat dengan seketika, seperti sekali pertemuan pengurus remaja dengan pembimbingnya kemudian merencanakan materi/ kegiatan dalam setahun untuk remaja. tetapi sebuah pengamatan yang dihayati dalam terang kasih kita kepada Tuhan, khususnya pada remaja di Jemaat tempat kita bersekutu. pakailah waktu 1-2 tahun untuk mengamati hal-hal apa saja yang menjadi ketertarikan remaja, baik tema-tema/ kegiatan-kegiatannya. seperti Yusuf juga senantiasa berdoa minta hikmat Tuhan. coba kita lakukan pertualangan kita: 1. coba tanyakan pada rekan-rekanmu apakah kebaktian selama ini, PA, atau kegiatan-kegiatan lain yang selama ini dilakukan sudah "pas". (tapi harus "legowo" mendengar pendapat mereka: karena dalam sharing ini prinsipnya tidak ada yang salah. yang ada adalah pendapat-pendapat terbaik mereka) 2. suka tidak suka, cobalah menerapkan/ melakukan salah satu yang mereka usulkan walaupun 'gak pas gitu loh... misalnya: "jalan-jalan ke mall", rujakan, renang bareng, hah... nikmati aja. 3. pastikan kamu mencatat hal-hal selama 1-2 tahun hal-hal yang kamu lakukan.. masalah "benang merah" nanti ketemu deh... 4. apa U mau bentuk komisi remaja Sinode GKI, atau paguyuban remaja GKI, kita omong-omong bareng sampe menemukan si "benang merah". 5. yang namanya berpetualang U kagak usah pikirin biaya atau mumet soal bagi waktu buat remaja kita, kalo U mumet dua hal itu. ya udah jadi pemimpi aja... ya gitu deh, pendapat saya. mudah-mudahan kita bisa sharing lagi. oya di lain waktu saya akan sharingkan salah satu kurikulum hasil perenungan saudara-saudara di jogja-solo, ya dikit-dikit sudah saya tambah n kurang. cu. sam adi
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
Yose Emeraldo
GKI Ngupasan
Newbie

Offline
Posts: 25
meee..!!!!
View Profile
|
Syalomm. ini posting pertama saya nieh.hahaha.. hmm. kalo menuRUt saya sieh dari segi materi. Remaja iTU adalah pada tahap mengembangkan pola [pikir,mencari identitas. Jadi pada masa-masa tersebut sebaiknya remaja mulai diperkenalkan dengan Tuhan. materinya mungkin meliputi : - Pengenalan akan Kristus dan karya-karyanya
- Hidup yang sudah di selamatkan
- Membagi Kasih Kristus
Tujuan nya remaja benar-benar mengenal karya-karya Tuhan, dipenuhi kasih Tuhan, diubahkan menjadi manusia baru, dan menjadi terang. Kegiatan yang membawa lebih dekat dengan Tuhan seperti komsel (KTB), PA kecil,KKR mungkin lebih perlu mendapat perhatian khusus. Sedang untuk kegiatan seperti jalan-jalan,olahraga bersama, atau kegiatan yang bertujuan keakraban lebih baik menjadi urusan individu remaja-remaja. Mungkin pembimbing juga bisa mengarahkan kepada kegiatan keakraban tersebut. Menurut saya remaja iTu adalah masa dimana fokus utamanya adalah pengenalan akan Tuhan dan membentuk karakter kristus. Jadi fokusnya bukan pada pelayanan.. GBU
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
Satya Hedipuspita
GKI Taman Cibunut Bandung
Newbie

Offline
Posts: 26
View Profile
WWW
|
Semestinya setiap gereja membuat kurikulum yang memberikan gambaran pembinaan yang berkesinambungan mulai dari Komisi anak hingga komisi Lansia. (saya dulu pernah membagikan ini pada majelis dimana saya bertugas di bandung .... kalau mereka masih ingat) Sepemahaman saya.. remaja itu mahluk kreatif dan imajinatif.. so cuma butuh triger untuk membentuk mereka sesuai kultur. dan sini peranan Youth Minister sangat penting peka dan kreatif dalam menangkap imajinasi dan kreatifitas remaja?  Youth Minister-lah yang harus pegang benang merah pembinaan kaum muda. ini tidak mudah (saya tidak termasuk yang berhasil sebab buktinya saya sudah "didepak"  ) Selamat berjuang kaum muda.. ini tahun kalian 
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
Lisa Mardelysa
GKI Perniagaan
Newbie

Offline
Posts: 17
Praise The Lord 'cause He is Good
View Profile
WWW
|
Mmm... sebenarnya saya tidak terlalu mengerti bagaimana membuat kurikulum pelayanan untuk remaja. Tapi sekedar membagikan pengalaman saya, pada saat remaja memang merupakan masa dimana kita menjadi sangat egois. Jika satya mengatakan bahwa remaja merupakan mahluk kreatif dan imajinatif , saya setuju, pada saat remaja sering kali kita punya impian2 yang mungkin kita sekarang menganggapnya mimpi banget lah. Karena remaja hanya memikirkan dirinya sendiri, mereka sangat bebas tidak terikat dengan apapun juga dalam hal berpikir. Pada saat remaja ku dulu, pada saat duduk di bangku smp aku bisa dibilang belum mengenal kristus sama sekali, untunglah teman teman ku adalah orang2 kristen (katolik dan protestan). Mereka ke gereja setiap minggu, sedang aku sendiri tidak ada kegiatan di hari minngu itu. Memang sih dalam bergaul mereka tidak pernah mengajak ke gereja, atau mengajak masuk kristen, atau berbicara mengenai Tuhan Yesus. Tapi dengan bergaul dengan mereka aku jadi ingin juga seperti mereka, rasa penasaran pada remaja itu jauh lebih kuat lho...  Nah untuk pelayanan kepada remaja, saran saya lebih baik mengarahkan mimpi, kretifitas dan imaginatif mereka itu agar lebih terarah kepada kristus, mereka perlu diperkenalkan dengan pribadi kristus yang adalah kasih, caranya menunjukan kasih itu dalam hidup kita sehari-hari. Dan juga menjadi teman untuk mereka, aku lebih menyarankan merekalah yang membentuk komunitas, kalaupun kita yang lebih dewasa, kita hendaknya berdiri di belakang, sebagai pendukung mereka. Nah untuk mencari triger nya itu memang susah, tapi seiring dengan berjalannya pergaulan kita dengan mereka, dengan memberi perhatian lebih kepada mereka, aku yakin triger itu akan ada tanpa kita sadari.
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
|