Welcome, Guest. Please login or register.
May 22, 2012, 09:11:19 PM
Home | Help | Search | Calendar | Login | Register
News:

CyberGKI Forum  |  Kristen  |  Renungan  |  Topic: ANAK SULUNG PUN SEHARUSNYA DAPAT IKUT BERGEMBIRA « previous next »
Pages: [1] | Go Down Print
Author Topic: ANAK SULUNG PUN SEHARUSNYA DAPAT IKUT BERGEMBIRA  (Read 1039 times)
Timotius Kurniawan Sutanto
GKI Nurdin
Newbie
*
Offline

Posts: 3


View Profile
ANAK SULUNG PUN SEHARUSNYA DAPAT IKUT BERGEMBIRA
« on: March 09, 2010, 06:15:09 AM »

Yosua 5:9-12 ; 2 Korintus 5:16-21 ; Lukas 15:1-3,11b-32

Leksionari merupakan sebuah ‘portfolio’ perikop-perikop Alkitab yang disusun sedemikian rupa sehingga secara bersama akan berbicara mengenai suatu topik tertentu. Kalau kita perhatikan, leksionari ini sungguh unik, dimana bagian-bagiannya bisa saling melengkapi maupun saling menegaskan, untuk menyatakan sebuah kebenaran Alkitabiah yang utuh dan benar. Jelaslah leksionari menjadi salah satu tools yang dikembangkan gereja untuk menghindari – atau paling tidak – mengurangi keinginan untuk menafsirkan Alkitab yang semau gue. Lucunya – bahkan anehnya – ada anggota jemaat yang begitu alergi dengan leksionari sehingga rela pindah gereja, dan lebih suka mendengar pengkhotbah-pengkhotbah yang cenderung memanipulatif bahkan memerkosa ayat-ayat Alkitab untuk kepentingannya sendiri!
   
Ayat bacaan kita minggu ini diambil dari berbagai kitab yang berlainan konteks dan jamannya, namun – ini ajaibnya – memiliki kesesuaian satu sama lainnya. Mau tahu samanya?

Pertama, ketiga ayat bacaan kita berbicara mengenai ‘perubahan menjadi lebih baik’, sekalipun memakai istilah yang berlain-lainan, seperti:
1. dihapuskan dari cela Mesir (Yos 5:9)
2. menjadi ciptaan baru (2 Kor 5:17), dan
3. hilang namun didapatkan kembali (Luk 15:32)

Kedua, ‘perubahan menjadi lebih baik’ itu ternyata telah didahului dengan penderitaan bahkan kematian, seperti:
1. Pengembaraan selama 40 tahun di padang gurun yang ‘menghabiskan’ seluruh bangsa yang keluar dari tanah Mesir (Yos 5:6)
2. Kematian Kristus (2 Kor 5:15), dan
3. Kelaparan dan kemiskinan (Luk 15:17)

Ketiga, ‘perubahan menjadi lebih baik’ ini berujung pada kebahagiaan, seperti:
1. Panen (Yosua 5:12)
2. Berita Pendamaian (2 Kor 5:19), dan
3. Sukaria (Luk 15:24)

Sampai disini kita tentu setuju bahwa ‘perubahan menjadi lebih baik’ ini jelaslah merupakan sebuah perkara yang benar-benar baik bagi manusia yang mengalaminya. Namun, muncul sebuah problem disini: Si Sulung ternyata tidak suka! Mengapa? Karena ia tidak pernah diberi oleh ayahnya seekor anak kambing bahkan anak lembu tambun untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatnya (Luk 15:29), padahal si sulung beserta ayahnya merupakan pemilik dari segala kambing dan lembu itu (Luk 15:31)! Seharusnya Si Sulung tidak perlu meminta kambing atau lembu dari ayahnya, karena – sebagai pemilik – ia bisa tinggal ambil!

Aneh tapi nyata! Masalahnya sebetulnya sangat realistik: si sulung tidak mau berbagi kebahagiaan dengan adiknya. Berkat dan fasilitas ingin ia miliki sendiri, sekalipun ia tahu bahwa adiknya itu begitu miskin dan nyaris mati kelaparan.

Bukankah kita pun sering berbuat seperti itu, memegang erat-erat segenap berkat Tuhan dan tidak mau berbagi dengan sesama yang dipercaya berkat yang lebih sedikit? Ini bukan hanya berbicara mengenai materi saja, namun juga termasuk hal-hal yang bersifat rohani, seperti anugerah keselamatan di dalam Tuhan Yesus yang telah kita terima dan yang – seharusnya – kita bagikan pula kepada dunia yang belum percaya.

Kitakah Si Sulung, yang seharusnya dapat turut bergembira dengan cara berbagi kebahagiaan dengan saudara kita yang membutuhkannya?

Mari bagikan kebahagiaan, karena ‘perubahan menjadi lebih baik’ jelas menjadi salah satu alasan keberadaan kita – umat Kristen – di tengah-tengah dunia! (TIMO)
Logged
Pages: [1] | Go Up Print 
CyberGKI Forum  |  Kristen  |  Renungan  |  Topic: ANAK SULUNG PUN SEHARUSNYA DAPAT IKUT BERGEMBIRA « previous next »
Jump to:  



Login with username, password and session length

Copyright 2006 - 2009 by Simple Machines LLC
Page created in 0.375 seconds with 19 queries.
http://www.gki.or.id/wap Penggunaan
RSS