GKI Maulana Jusuf

Dimulai tanggal 6 Januari 1963 , Jemaat GKI Djawa Barat Djl. Kebon Jati 40 Bandung membuka Pos Pekabaran Injil (POS PI)yang menggunakan Aula SMAK (sekarang SMUK) jl.ir. H.Djuanda 81 Bandung. Misi yang diemban dalam pembukaan Pos Pekabaran Indjil itu adalah menggarap ladang pelayanan di wilayah utara Kota Bandung sekaligus melayani jemaat Tuhan yang berdomisili disekitarnya . Misi ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah melayani muda- mudi , termasuk para mahasiswa dan intelektual yang berada di kampus-kampus di dekat Pos pekabaran Injil tersebut Konon ibadah pembukaan Pos Pekabaran Injil ini diawali dengan "spot jantung" - rasa khawatir karena ibadah akan sepi pengunjung , ternyata semua itu hanya dugaan saja , dalam kenyataannya ada peminat yang hadir pada waktu itu yaitu : 64 orang dari minggu ke minggu Pos Pekabaran Injil ini terus berkembang seirama derap langkah Majelis Jemaat Daerah Pelayanan Juanda yang dimotori para pemuda yang energik dan beridealisme tinggi. Dalam sekejap jumlah pengunjungnya mencapai ratusan orang. Akhirnya diputuskan tanggal 4 Juli 1967 diadakan 2 kali kebaktian , yaitu pukul 07.00 dan 09.00 Hari bersejarah itupun tiba, bersamaan dengan pembukaan Sidang Sinode GKI Jawa Barat ke 25 pada hari Senin , 18 September 1967 , pukul 17.00 , Pos Pekabaran Injil bermetamorfosa mmenjadi dewasa dan disebut Jemaat GKI Jawa barat Jl. Ir. H. Juanda 81 Bandung. Kebahagian makin lengkap , karena Tuhan memilih dan menempatkan Hamba-Nya yaitu Pdt. Timotius Setiawan Iskandar (T.S. Iskandar) sebagai Gembala di Jemaat ini . Firman Tuhan yang bergema melalui mulut Pdt. Zefanya Azarya sore itu adalah : "Jadilah Garam Dunia dan Terang Dunia" (Matius 5:13-16). Jemaat baru ini terus berkembang cepat ,jumlah anggota terus bertambah dan pengunjung kebaktian makin membludak karena itulah di bulan April 1971 di buka kebaktian Sore , pukul 16.30. Kegiatan -kegiatan di Komisi Anak , Komisi Remaja, Komisi Pemuda, Komisi Wanita dari Majelis Jemaat meningkat baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Pertumbuhan ini kemudian melahirkan kerinduan seluruh Anggota Jemaat untuk memiliki Rumah Ibadat sendiri yang juga sekaligus dapat menjadi pusat kegiatan Jemaat . Ini adalah proyek besar yang membutuhkan komitmen penuh !. Mulanya dirintis membangun rumah ibadah di atas persil di Jl. Tengku Umar 11 A . Namun karena sesuatu hal , pembangunan terpaksa harus dihentikan . Beberapa lama kemudian Jemaat berupaya membangun persil yang berlokasi di Jl. Tengku Angkasa 17, tetapi kandas, kecewa dan frustasi ! Puji TUhan hal itu tidak membuat Jemaat Hilang pengharapannya , semua itu diimani sebagai Kehendak Tuhan Yesus sendiri . Dan Benar, ternyata Tuhan memang memiliki kehendak-Nya sendiri atas jemaat yang dikasihi-Nya ini. setelah masa-masa traumatis di awal 1984 akhirnya Jemaat berhasil membentuk Panitia Pembangunan Rumah Ibadah (PPRI). Lewat usaha PPRI yang tal kenal lelah dan doa yang tak putus-putusnya di- panjatkan oleh Jemaat, juga partisipasi jemaat serta simpatisan dan jawaban Tuhan, maka setelah 21 Tahun tidak memiliki rumah ibadah- akhirnya Tuhan memberkati Jemaat ini. Pada tanggal 31 Mei 1988 Rumah ibadah yang terdiri di lokasi Jl. Maulana Yusuf 20 diresmikan . Di tahun itu juga Jemaat mengalami sukacita karena Tuhan mengutus hamba-Nya, Albertus Patty, S.Th. ke jemaat ini dan diteguhkan sebagai Tua-tua khusus pada tanggal 17 Januari 1988. Setahun kemudian , pada tanggal 18 September 1989 ditahbiskan sebagai pendeta Setelah kerinduan untuk memiliki rumah ibadah sendiri terobati, Jemaat mulai Memusatkan perhatian dan pelayanan terhadap anggota senior (para lansia). Untuk itu didirikan Yayasan Kristen Manula Dorkas , yang diketuai oleh Bp. Lukman Setiaputra. Yayasan ini kini telah memiliki tanah seluas 8000 m2 , berlokasi di desa Tani Mulya , Cimahi Utara Rencananya selain membangun Wisma Manula, juga akan dibangun sarana pembinaan dan rekreasi jemaat . Saat ini pembangunan dari seluruh rencana telah selesaikan 40% dan telah ditempati oleh 5 orang Lansia. Perkembangan setelah meliki rumah ibadah sendiri melaju makin cepat jumlah anggota dewasa tercatat 1.467 orang dan 352 anak-anak . Namun jumlah pengunjung kebaktian yang diadakan di GKI Jl. Maulana Yuasuf 20 ( 3 kebatian), Jl. Ir. Juanda 81 (1 kali kebaktian) dan jl. Bahureksa (2 kali Kebaktian) ditambah kebaktian Remaja dan Anak mencapai lebih dari 3000 orang tiap Minggunya! Puji Tuhan 75% diantaranya adalah kaum Intelektual , yaitu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi,sarjana, Dosen dan sebagainya. Tak aneh jika muncul julukan " Jemaat Mahasiswa" karena mayoritas pengunjunganya adalah Mahasiswa. Ada juga yang menyebutnya sebagai "Gereja Transit" karena didatangi oleh para mahasiswa yang datang dan pergi seirama dengan masa penerimaan mahasiswa baru dan kelulusan para sarjana baru yang kemudian pindah ke kota ain ataupun pulang ke kampung untuk bekerja. Jemaat ini juga dikenal sangat Heterogen, baik dari tingkatan usia, latar belakang ekonomi,suku berikut budayanya, gereja asal (denominasi) juga profesi dan disiplin ilmu . Semua berinteraksi mengisi kehidupan berjemaat. Untuk menampung jumlah pengunjung yang terus meningkat, akhirnya ruang serbaguna di lantai dasar diputuskan untuk digunakan sebagai tempat ibadah dengan memasang " Close Circuit Television" CCTV sejak bulan Desember 1995. Dan untuk melayani Jemaat yang terus bertambah ini, Pdt.T.S. Iskandar dibantu oleh TTK. Shirley Benn (1983-1986). Kehadiran Ujang Tanusaputra,S.Th. yang di teguhkan sebagai Tua-tua Khusus pada tanggal 19 Juli 1992 dan ditahbiskan sebagai Pendeta pada tanggal 13 September 1993 memberi warna pelayanan yang lain di jemaat ini. Namun dengan kehadirannya masih belum memadai karena tuntutan pelayanan di Jemaat yang begitu besar,sedangkan Pdt. T.S. Iskandar memasuki masa emiritasi pada tanggal 30 November 1992, dan Pdt. Albertus Patty berangkat studi lanjut di Amerika Serikat pada bulan September 1995. Karena jemaat meminta kepada Tuhan untuk mengirimkan yang lain untuk melayani di Jemaat ini. Doa ini dijawab dengan hadirnya Tua-tua Khusus Wee Willyanto dan telah ditahbiskan menjadi pendeta serta berlanjut dengan diteguhkanya Pdt. Budiono Adi Wibowo, Mth pada tanggal 21 Juli 1997. Hari ini usia jemaat GKI Maulana Yusuf 32 tahun lebih.Tapi pekerjaan TUHAN masih belum selesai . Dunia boleh berubah, Jemaat inipun senantiasa berubah . Hanya Dia yang tidak berubah, juga visi dan misi di emban saat ini lahir. "Jadilah Garam Dunia dan Terang Dunia "
Alamat
Jl. Maulana Jusuf No. 20 Bandung 40115
Telp : (022) 4232907
Fax : (022) 4219151
Website jemaat
Umum I
Di Jl Bahureksa 26
07.00
Umum I
Di Jl. Maulana Yusuf 20
07.30
Remaja
Di Jl. Maulana Yusuf 20
07.30
Anak
Di Jl. Maulana Yusuf 20
07.30
Umum II
Di Jl. Bahureksa 26
09.00
Umum II
Di Jl. Maulana Yusuf 20
10.00
Umum II
Di Jl. Maulana Yusuf 20
16.00
Pemuda
Di Jl Maulana Yusuf 20
18.00
Pdt. Budiono A. W., M.Th.  
Pdt. Albertus Patty, MA.,M.Th.D.Min.
Pdt. Wee Willyanto  
Apakah anda menemukan kekurangan atau kesalahan data? Hubungi kami
Kembali ke halaman utama Jemaat GKI... Kembali...
http://www.gki.or.id/wap Penggunaan
RSS