Produk Tisu Toilet Kutip Ayat Injil, Uskup Gereja Norwegia Langsung Geram

Sebuah perusahaan tisu di Finlandia, dikecam oleh pihak perwakilan gereja di Norwegia lantaran mencetak kutipan Injil pada tisu toilet phenolic hasil produksinya. Perusahaan yang memiliki nama Metsa ini pun lalu memutuskan untuk menarik kutipan pada tisu toilet tersebut yang mereka hasilkan. Uskup salah satu gereja protestan di Norwegia, Laila Riksaasen Dahl, menuturkan bahwa perusahaan tersebut sama sekali tidak memiliki rasa hormat terhadap kitab suci umat Kristiani, tidak seharusnya kutipan injil dicantumkan pada tisu toilet.

Baca juga: Gedung Rumah Ibadah

Saat dimintai keterangan, manajemen Metsa sendiri telah meminta maaf atas ketidak sengajaan dalam menyisipkan ayat kitab suci. Karena sedari awal mereka berniat untuk mencetak kutipan bertema cinta di dalam tisu toilet hasil produksinya. Mereka sama sekali tidak mengetahui bahwa ada salah satu kutipan cinta yang sebenarnya berasal dari suatu kalimat pada kita Injil. Baru mereka sadar akan kesalahannya setelah memperoleh rentetan protes masyarakat Kontraktor Partisi Toilet Cubicle / Kubikel Phenolic Premium (SNI), pihak gereja adalah salah satunya.

Juru bicara Metsa, Christina von Trampe, memberi penjelasan bahwa seringkali orang-orang sua membaca saat sedang berhajat di toilet phenolic. Dalam artian, kami hanya ingin menebarkan pesan cinta pada pelanggan yang telah membeli tisu kami. Tisu toilet yang syarat unsur kontroversial itu bahkan sempat dijual di sejumlah Negara Skandinavia, yaitu Denmark, Norwegia dan Swedia. Metsa lantas berjanji akan menarik segala kutipan injil yang terpasang pada tisu toilet mereka, meski demikian mereka juga akan tetap melakukan produksi tisu toilet yang mengutip kata-kata cinta.

Sumber:

Unik! Ada Gereja Kaca di Brazil Ditopang 16 Pilar

Sebagaimana telah kita ketahui bahwa di dunia ini banyak sekali bangunan gereja yang telah berdiri kokoh. Baik itu gereja peninggalan dari zaman penjajahan, bahkan sampai gereja terbaru. Beberapa diantaranya masih terawat namun ada juga yang sudah dialihfungsikan menjadi tempat lain. Dalam ulasan kali ini, penulis akan berbagi tentang gereja kaca yang ditopang oleh 16 pilar di daerah Brazil. Seperti apakah itu? Simak ulasan selengkapnya.

Catedral Metropolitana Nossa Senhora Aparecida

Didirikan atas konsep dari arsitek ternama Oscar Niemeyer, bangunan gereja ini dicanangkan akan dibangun menjadi bagian dari konstruksi Brasilia, yakni Ibukota Brazil. Berbekal penggunaan material Jasa Kaca Tempered (Partisi Kaca, Shower Box, dsb) Bergaransi! Bangunan yang berdiri megah ini memiliki 16 Pilar di sekelilingnya.

Cathédrale de la Résurrection

Mario Botta Architetto merupakan salah seorang yang berjasa dalam mengkonsep bangunan gereja tersebut. Bentuk bangunan gereja ini dinilai cukup unik karena menggunakan material batu bata sementara di bagian atapnya ada 24 pohon yang menjadi representasi atau simbol dari kehidupan. Di tahun 1990, bangunan ini menjadi gereja pertama yang didirikan di negara Perancis pasca lebih dari seratus tahun.

Baca juga: Kaca Film & Kaca Patri yang Cocok Dengan Gereja

Chapel of the Holy Cross

Capellini didirikan tepat di atas bebatuan daerah Sedona, tepatnya di Amerika Serikat. Bukan sebuah hal yang mengherankan jika nama lain dari kabel ini yaitu “Beverly Hills on the Rocks”. Di tahun 2007, kabel yang dirancang oleh Allen dan Ashen ini masuk dalam barisan satu dari 7 gereja yang yang menyabet gelar penghargaan “Manmade Wonders”.

Hallgrímskirkja

Gereja yang memiliki tinggi 73 meter ini merupakan hasil rancangan dari Guojon Samuelsson. Bertempat di Reykjavik, wajar apabila bangunan peribadatan umat Kristiani tersebut merupakan yang tertinggi dari sekelilingnya. Bentuk yang dimiliki memang cukup unik karena berkiblat pada lanskap Islandia, yaitu berupa bentuk lambang salju serta gletser.

Iglesia Parroquial en Rivas Vaciamadrid

Gereja yang telah dikonsep oleh Vincens dan Ramos ini memiliki dua bangunan. Salah satu di antaranya berfungsi sebagai ruang perkantoran pada gereja, sementara ruangan berikutnya berfungsi sebagai kapel. Gereja ini dilapisi oleh material baja sehingga nampak memiliki kesan berkarat namun tetap kokoh.

Sumber: